^Back To Top

KotaJambiBangkit
July 2018
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

Gambaran Ekonomi, Bisnis dan Investasi Kota Jambi

1.  Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Kota Jambi pada tahun 2011 mencapai 6,97 % dan meningkat menjadi 7,05 % pad tahun 2012. Peningkatan tertinggi terjadi di sektor perdagangan, hotel dan restoran, pengangkutan dan komunikasi dan industri pengolahan.


2.  Struktur Ekonomi

Struktur ekonomi Kota Jambi tercermin pada nilai PDRB atas dasar harga konstan tahun 2012 didominasi oleh empat sektor utama, yaitu:

  • Perdagangan Hotel dan Restoran,
  • Pengangkutan dan komunikasi,
  • Industri Pengolahan dan
  • Jasa-jasa.

Peranan ke-4 sektor ini secara total menyumbang hampir 75 persen dalam pembentukan PDRB Kota Jambi.

 

3.  Pendapatan Perkapita

Untuk mengukur tingkat kesejahteraan penduduk Kota jambi dapat dilihat melalui Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita, dimana pendapatan per kapita penduduk Kota Jambi terus meningkat sebesar 11,20%.
PDRB per kapita Harga Berlaku Rp. 22.182.674
PDRB per kapita Harga Konstan Rp. 7.048.182

 

4.  Tingkat Inflasi

Tahun 2012 laju inflasi Kota jambi adalah 4,22% (lebih rendah dari Inflasi Nasional sebesar 4,33%) sementara share dari kelompok makanan adalah 1,88% yang berarti penyumbang Inflasi Kota Jambi tahun 2012 adalah 44,60% dari kelompok makanan. Inflasi terendah terjadi pada kelompok bahan makanan dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan. Sedangkan inflasi tertinggi terjadi pada kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga serta kelompok sandang.
 

5.  Perbankan

Secara umum bank-bank yang beroperasi di Kota Jambi dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. yaitu:

  • Bank Pemerintah/Bank Swasta dan
  • Bank Rural/Bank Perkreditan.


Jumlah bank pemerintah yang beroperasi berjumlah 15, Bank Pembangunan Daerah dan Bank Swasta berjumlah 21 buah. Jumlah bank ini meningkat setiap tahunnya, baik itu bank-bank yang baru membuka cabang di Kota Jambi maupun bank-bank yang membuka cabang baru di lokasi lain di Kota Jambi. Hal ini dapat menunjukkan bahwa perekonomian di Kota Jambi tumbuh dan berkembang, dan potensial untuk perkembangan sektor perbankan.
 

6.   Koperasi dan UKM

a.  Koperasi

Jumlah koperasi saat ini sebanyak 628, yang tersebar di delapan kecamatan dalam Kota Jambi. Jumlah anggota tercatat sebanyak 55.390 orang, dengan jumlah modal sebesar Rp. 62.409.214.000,- terdiri dari modal sendiri sebesar Rp. 46.215.058.000 dan sisanya sebesar Rp. 16.194.156.000 merupakan modal luar.


b.  Usaha Kecil dan Menengah

Jumlah usaha mikro kecil dan menengah berjumlah 3.924 dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 13.473 orang. Usaha kecil dan menengah ini bergerak di semua sektor dengan jumlah yang bervariasi dan tersebar di delapan kecamatan di Kota Jambi.
 

7.   Industri Kimia, Agro dan Hasil Huta (IKAHH)

Saat ini tercatat 1.453 unit usaha kelompok industri kimia, agro dan hasil hutan telah berkembang yang tersebar pada delapan kecamatan dalam Kota Jambi, dengan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 7.560 orang. Jumlah investasi yang ditanamkan dalarn pengembangan industri tersebut berjurnlah Rp. 120.295.693.000
 


8.   Industri logam, Mesin, Elektronika, dan Aneka (ILMEA)

Saat ini tercatat 1759 unit usaha kelompok industri logam, mesin, elektornika, dan aneka yang tersebar pada delapan kecamatan dalam Kota Jambi, dengan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 12.615 orang.


9.   Peluang Investasi

a.   Bidang Prasarana Fisik Transportasi

  • Pengembangan pelabuhan sungai di sungai Batanghari untuk kegiatan industri
  • Pembangunan sarana dan prasarana Bandara Sultan Taha Syaifuddin
  • Pengadaan tranportasi darat untuk pengangkutan umum
  • Pengembangan moda trnsportasi air untuk angkutan dan jasa wisata

b.    Pariwisata

  • Pembangunan hotel
  • Pembangunan restoran dan rumah makan
  • Usaha jasa souvenir
  • Usaha jasa biro perjalanan
  • Usaha jasa untuk menyusuri sungai batanghari
  • Usaha jasa penyiapan angkutan wisata
  • Pembuatan Dermaga Wisata di Sungai batanghari
  • Pengembangan resort wisata Danau sipin
  • Pengembangan resort wisata Danau Teluk
  • Pengembangan Pasar Hobbies
  • Usaha restoran dan rumah makan terapung di sungai Batanghari

c.    Industri, Pertanian, Jasa dan Perdagangan

  • Industri Pengolahan
    • Kerajian tradisional khas Jambi (batik, songket dan sulaman emas)
    • Makanan khas Jambi
    • Industri makanan dan minuman dalam kemasan
    • Industri Pengolahan/Kerajinan Hasil Perkebunan dan Kehutanan
  • Pertanian dan Perikanan
    • Agribisnis sayur-sayuran organic
    • Agribisnis buah-buahan
    • Pengembangan ikan patin, gurami, dan nila serta ikan hias
    • Penggemukan sapi